Now Playing Tracks

Kamu pernah ngomong soal layang-layang.

Aku ga pernah ngerti maksud kamu,

tapi ngga tahu kenapa, itu jadi membuatku berfikir.

Aku ingin jadi layang-layang.

Layang-layang itu bebas di langit.

Tapi tetap ada benang yang mengikatnya di bumi.

Jangan lepasin aku, che.

-Starla, telak, mematikan.

Salju Gurun (1998)

Di hamparan gurun yang seragam, jangan lagi menjadi butiran pasir.
Sekalipun nyaman engkau ditengah impitan sesamamu,
tak akan ada yang tahu jika kau melayang hilang.

Di lingkungan gurun yang serba serupa, untuk apa lagi menjadi kaktus.
Sekalipun hijau warnamu, engkau tersebar dimana-mana. Tak ada yg menangis rindu jika kau mati layu.

Di lansekap gurun yg mahaluas, lebih baik tidak menjadi oase.
Sekalipun rasanya kau sendiri, burung yang tinggi akan melihat kembaranmu di sana-sini.

Di tengah gurun yg tertebak, jadilah salju yg abadi.
Embun pagi tak akan kalahkan dinginmu, angin malam akan menggigil ketika melewatimu, oase akan jengah, dan kaktus terperangah.
Semua butir pasir akan tahu jika kau pergi, atau sekedar bergerak dua inci.

Dan setiap senti gurun akan terinspirasi karena kau berani beku dalam neraka,
kau berani putih meski sendiri, karena kau… berbeda.

Kuda Liar

Tanyakanlah arti kebebasan pada kawanan kuda liar.

Otot mereka kokoh akibat kecintaan mereka pada berlari, bukan karena mengantar seseorang ke sana ke mari. Kandang mereka adalah alam, bukan papan yang dipasangkan. Di punggungnya terdapat cinta, bukan pelana yang disandangkan dengan paksa.

Hidup mereka indah dalam keinginan bebas. Hari ini ke padang, esok lusa ke gunung, tak ada yang bingung. Kebimbangan tak pernah hadir karena mereka tahu apa yang dimau. Yakin apa yang diingini. Lari mereka ringan karena tak ada yang menunggangi.

Kelelahan akan berganda apabila kita dihela. Waktu akan mengimpit apabila kita dikepit. Dan suara hati akan mati bila dikebiri.

Larilah dalam kebebasan kawanan kuda liar. Hanye dengan begitu, kita mampu memperbudak waktu. Melambungkan mutu dalam hidup yang cuma satu.

Filosofi Kopi (by : Dee)

ALWAYS LEAVE OFFICE ON TIME

  1. work is a never-ending process. It can never be completed.
  2. interest of a client is important, so is your family.
  3. If you fall in your life, neither your boss nor client will offer you a helping hand, your family and friends will.
  4. life is not only about work, office, and client. there is more to life. You need time to socialize, entertain, relax, and exercise. Don’t let life be meaningless.
  5. A person who stays late at the office is not a hardworking person. Instead he/she is a fool who does not know how to manage work within the stipulated time. He/she is inefficient and incompetent in his work.
  6. You did not study hard and struggle in life to become a machine.
  7. If your boss forces you to work late. He/she may be ineffective and have a meaningless life too. so forward this to him/her.

leaving office on time = efficient, good social life, quality family life.

leaving office late = inefficient and incompetent, no social life, less family time.

Great! Maju terus!

Cuma Tuhan yang perlu ditakutkan.

Hadapi setiap tantangan, apapun itu.

Jangan menghindar, karena cuma orang lemah yang sudi menghindar.

Aku tak sudi menjadi orang yang lemah.

Amit-amit.

To Tumblr, Love Pixel Union